Apalah Aku
Jangan paksa aku menulis, jika hatiku tak berbicara
Jika Hatiku telah berkata, jangan hentikan tangan ini,
biar ia menggores, biar ia tumpahkan semua isi periuk kalbu, sampai habis, sampai tempat ini penuh sesak dan pengap, hingga tak ada lagi bunga-bunga resah didalam dada.
dan hanya tinggal satu kata:
“Izinkan aku Menulis sesukaku”
kenalilah diriku


